Senin, 04 Mei 2015

“WADUK WADASLINTANG”



Waduk “Wadaslintang”, pembangunan dimulai pada tahun 1982 dan diresmikan pada tahun 1988. Waduk “Wadaslintang” ini dibangun di Areal lembah yang curam. Tanah yang diperlukan untuk kawasan waduk tersebut mencapai 226.266 ha dan mencakup 9 desa, sehingga pada awal pembangunannya, harus memindahkan sekitar 7.000 orang penduduk di perbatasan Kabupaten Kebumen dan Wonosobo pembangunan waduk ini juga membutuhkan waktu sekitar 7 tahun pembangunannya. Pembangunan waduk ini dilakukan dalam masa pemerintahan Presiden Soeharto.

Waduk ini menggunakan “Kali Gede” sebagai sumber air utamanya dengan beberapa anak sungai kecil lainnnya yang menyuplai air ke waduk “Wadaslintang”. Waduk ini juga berguna untuk mensuplai kebutuhan air irigasi areal persawahan di daerah Kabupaten Kebumen dan Kabupaten Purworejo Waduk “Wadaslintang”, juga  merupakan objek wisata yang unik, karena letaknya diperbatasan Kabupaten Kebumen dan Kabupaten Wonosobo. Sebagian dari genangan air adalah wilayah Wonosobo, sedangkan sekitar 1133 Ha, termasuk bangunan kantor, bendungan, pembangkit listrik, dan dua saluran induk adalah wilayah Kabupaten Kebumenobyek wisata. Keindahan alamnya menjadi daya tarik para wisatawan, daerah sekitar waduk terdiri atas perbukitan yang hijau yang indah. Waduk “Wadaslintang” adalah waduk yang terletak di wilayah Kecamatan Wadaslintang


Di waduk ini juga banyak masyarakat sekitas yang memanfaatkan genangan air yang ada di waduk wadaslintang sebagai tempat pembudidayaan ikan yang di pelihara di keramba- keramba apung .di waduk wadaslintang juga banyak orang memancing ikan  dan banyak macam macam ikan yang ada di waduk ini tak hanya cukup sampai di sini waduk wadaslintang ini juga memiliki alam yang sangat luar biasa indahnya pemandangan dan udara pengunungan yang sejuk.



NAMA             : PUSPA UNGGUL ADHITIA
NIM                 : 5140811124




Tidak ada komentar:

Posting Komentar